dimulai dengan perkenalan dunia maya 2 tahun yang lalu, berkenalan dan menjadi teman pada sebuah jaringan game online..
waktu terus berjalan dan bertemu dengan 3 orang teman, yang sangat dekat di dunia itu..
awalnya hanya sebatas teman, namun lama kelamaan semakin dekat, kami..
3 teman ku itu semuanya cowok, karna memang jarang seorang cewe main game online yang besik.a jelas bkn cewek..
kami b'4 memiliki seorang yang kami hormati di situ, karna dia lebih dewasa dari kami, dan mereka sangat menghargai juga memanjakan aku..
karna aku seorang wanita diantara mereka, walaupun aku masih belia..
karna kedekatan itu, kami terus saling berhubungan walau tidak hanya di game saja..
awalnya saya sangant dekat dengan aa ( kami memanggilnya aa), karna dia yang paling dewasa dan kami sering bercerita dan menerima nasehat darinya..
namun, setelah kesibukan masing" yang memang tidak bisa ditunda lagi, banyak yang memilih untuk pensi, dan aa salah satunya..
sehingga aku tidak sedekat dulu..
setelah aa pensi, aal menyusul karna dia akan segera mengikuti UN.. cukup lama..
dan hanya aku dan dia diantara kami yang masih aktif OL,
dia dan aku memiliki usia yang sama, kami duduk di kelas 1 SMA. dan saat kami naik kelas, kami memiliki jurusan yang sama..
itu menjadi salah satu alasan mengapa aku semakin dekatnya..
awalnya aku merasa hanya sebatas sahabat, kami saling berbagi dalam berbagai hal..
canda dan tawa hampir mewarnai seluruh hari kami, tidak hanya aku dan dia, aa dan aal terkadang juga ikut bergabung..
namu belakangan ini, aku menjadi sedikit kesal ketika dia menceritakan niat dan rencana yang akan dia lakukan untuk mendekati dan mendapatkan seorang wanita..
pada awalnya aku tidak memikirnya, aku hanya berfikir yang aku takutkan adalah bila dia memang memiliki kekasih hanya perhatian dan waktunya saja yang akan berkurang.. tidak lebih, karna itu susah terjadi pada aa..
tapi, semakin hari dan semakin jelas, dada ku terasa sesek saat dia menceritakan semua yang dia lakukan untuk mendapatkan wanitayang saat ini menjadi gebetannya..
aku berusaha mebunuh dan membuang semua fikiran yang aku sendiri tidak berani untuk terus menyimpan dan mengingatnya..
aku alihkan perhatian dan pikiranku, namun saat itu dia mengirimi ku sebuah pesan singkat yang membawa aku untuk kemabali membuka ingatan dan fikiran tentang perasaan itu..
keesokkan harinya aku bertanya padanya, dan dia menjawab bahwa kali ini pertama dia berbicara serius kepadaku, lalu tidak lama kemudian dia mengirim sebuah pesan yang sangat membuat aku bingung, karna dia menuliskan "aku becanda, tapi klo serius gmn kamu mau ? "
yang mengganggu pikiran ku saat ini adalah tidak lama dari itu dia mengirimkan dua buah puisi, yang salah satunya aku yakin bahwa itu aku..
tapi dia menghancurkannya, bukan aku tapi wanita yang saat ini menjadi gebetannya, atau mungkin telah menajdi kekasihnya saat ini..
karna dari hari itu aku tidak lagi menerima pesan darinya seperti biasa..
yang aku inginkan adalah ketegas dan kejujurannya, jarak memang maenjadi masalah utama diantara kami.. namun aku rasa bila menjalaninya dengan ketulusan dan kepercayaan apa pun itu akan terpecahkan..
dan bila dia memang telah bersama wanita itu, biarkanlah kami menjadi SAHABAT seperti yang ia katakan padaku..